Kamis, 02 Agustus 2012

SEKADAR#1

BIRU ITU KIAN MEREDUP...KIAN GELAP


Semangat ngeblog akhirnya kembali walaupun sejujurnya saya sendiri kurang berbakat dalam hal tulis menulis seperti ini(apalagi matematika,LOH??). “Panas” ini coba saya manfaatkan paska taunya bahwa si do`i juga membuat akun di situs blogger, yang mana ada sosok seperti saya (ya,memang diri saya sebenarnya) yang ia ceriterakan di salah satu postingan do`i.

“Terenyuh, Mak Jleb, Mak Bedhundhug!”

Memang bukan cuma saya yang ia coba dongengkan dalam blognya,tapi  beberapa pesan yang belum tersampaikan do`i, opini kanan kiri, yah mungkin semacam curhat la yau.

Perlahan warna yang selama ini aku idam-idamkan kian meredup menjadi warna gelap setelah membaca blog do`i. Dan aku sadar untuk beribu kalinya...seberapa bekunya aku ini.
Scroll mouse kian kebawah dengan tingkat kepenasaranku yang sangat tinggi akan postingan yang do`i tulis tentang saya. Serap menyerap, akhirnya (mungkin) saya tau apa yang ia ceritakan.
Entah apa yang saya pikirkan, apakah sudah sejenuhkah itu do`i menganggap saya adalah pasangan sejatinya atau....FUCK! dia memang benar-benar jenuh dengan memori yang akan kami coba ceritakan untuk anak cucu kami nanti!!!
Maaf.... tapi itu hanya sekadar pemikiran pendek saya saja, (mungkin) hanya bersifat tato temporary. Scroll mouse pun kian kebawah...

“Mulai mencoba masuk kedalam diri saya sendiri, aku ini siapa?! Siapa yang berada dalam tubuh remaja yang aslinya sholeh nan imut ini?!”

Benar atau tidaknya hal itu hanyalah mereka berdua (atau se-R.T mungkin???) yang tau la yau. Menyesal  saya, menolak tawaran suhu Tong-Fang untuk mendalami ilmu membaca pikiran. (tapi) ngomong-ngomong, saya masih penasaran tentang postingan yang berjudul “SIMPANG”.
Yang ada dalam pikiran sempit saya atau looking book just by the cover, postingan tersebut mendeskripsikan dimana do`i dalam situasi bimbang akan “Selingkuh nggak ya?bonus smiley melet” dengan bisikan jahat  teman-teman seper-harkor-an nya.  Tapi (lagi-lagi) tidak begitu masalah bagi saya pribadi akan hal itu. Toh setelah saya tau, saya  hanya bisa mengcover dan membungkus berjuta air mata saya dalam fisik cacat yang pura-pura tidak terjadi apa-apa 10 menit yang lalu. Mungkin bisa juga diumpamakan seperti Ian Curtis menanyakan istrinya Debby. Berikut percakapannya ;

Ian : “Do yo want to sleep with other men?”
Debby : “What?”
Ian : (mengulang pertanyaannya tadi)
Debby : “That`s a strange question”
Ian : “Because...if you did...it`d be okay”

Miris bukan? jika tidak, mungkin anda harus mencoba yang namanya pacaran.
p.s : Sori mat :P
Akankah saya melontarkan pertanyaan yang sama seperti itu ke do`i?
Dan akankah do`i  terkejut?
 Allahualam...
Nantikan dan ikuti terus episode “Misteri Gunung Merapi IX” berikutnya.

 “Berjuta kali terulang, betapa kerasnya es yang ada dalam diriku ini,betapa sok tidak pedulinya aku ini padahal tau bahwa didalam es itu banyak duri yang siap kapan saja merobek-robek hatiku.
Jujur...kapanpun saat yang ingin aku kembalikan yakni saat dimana tahun-tahun pertama kita menjalani ini semua, namun dengan sifat yang coba aku ubah sekarang. Mungkin akan jauh lebih menyenangkan hari-harinya. Penyesalan, hanya itu yang coba aku ganti dengan pembuktian”
Apakah terlambat?”

Ingat, ini semua hanya pikiran sempit saya.
Akhir kata, saya persilahkan teman-teman dari Protocol Afro untuk mewakili isi hati saya.
Untuk do`i...pesan (yang selalu) singkat untukmu :
“I love you,that`s all”
Puteeeeerrr gannnn!!!

Protocol Afro - Sunday Morning


Sunday morning is over
Ain’t enough to see you one day
Wish you could stay here longer
But it’s over

Last night was so beautiful
I saw the way that you dance
You move like a wind of summer
So beautiful

Maybe I was drunk
Maybe I was so lost in my mind
Baby you’re the one
Baby you’re the one that caught my eyes

Smells of coffee in the morning
Broken sunlight through the window
But only your scent on my pillow
And it’s over

Last night was so beautiful
I saw the way that you dance
You move like a wind of summer
So beautiful

Maybe I was drunk
Maybe I was so lost in my mind
Baby you’re the one
Baby you’re the one that caught my eyes






tergosong, bambeng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar